Minggu, 25 Januari 2009

I've got good texts in flash player,, my nephew cause it too.

Aku punya kakak sepupu yang udah punya anak. berarti aku udah jadi tante donk? soalnya status tu anak adalah keponakan Wulan dan aku. Namanya, Ikhsan Adi Prasetyo,, manggilnya Pras, Dek Pras, tapi lebih akrab disapa Mas Pras *soalnya dia anak pertama kakak sepupuku itu*. anaknya lucu, aktif, sekarang udah kelas satu SD dan hobi banget maen sepeda. Suka foto-foto, kalo difoto, ada-ada aja gayanya*kreatif, tanpa pengarah gaya satupun atau diarahkan gayanya sedikitpun*, yang bikin tantenya ngerasa kurang narsis kalo liat dia, plus maen game, terutama di komputer.Ini ada beberapa diantara ribuan puluhan tingkah Pras yang sempet terjepret 66;


Kalo soal foto dan maen game, sejak bersosialisasi dengan tantenya ini, dia jadi menggandrungi kegiatan itu, sejak masih playgroup. Sampe-sampe, sampe saat ini pun dia selalu terbiasa memanggilku dan Wulan dengan sebutan 'Tante Komputer'. Untung aja, aku mengenalkannya dengan komputer, coba kalo dengan sambel terasi, bisa-bisa dia manggil aku tante terasi donk? *iih,*.

Kalo mamanya ngajak dia pergi jalan-jalan dan mampir kerumah sanak keluarga, dia biasanya gak lupa nanya ke mamanya "Ma, kita ke rumah tante komputer, ya?". Ku rasa, dia bahkan gak tahu siapa nama tante komputer yang sebenarnya, yang tertera sesuai akte kelahiran maupun ijazah *yang satu bentar lagi dapet ijazah SMA, yang satu lg dapet ijazah SMP :)*.

Bukan kasus pertama mengenai julukan dalam keluargaku, sebelumnya sudah ada 'Nenek Suntik' dan 'Wak Cubit'. Yang satu suka nyuntik dan yang satu lagi doyan nyubit
? gak juga. Yang Nenek Suntik itu berhubungan dengan perannya sebagai perawat, dan Wak Cubit (bukan karena profesinya suka nyubit *walaupun dia berprofesi sebagai guru*) Tapi itu plesetan dari namanya yang kalo gak salah ibu bilang "Subithartini". Aku cuma berde'o' aja pas tau tentang itu.

Ngomongin soal julukan, setelah sekian lama tak ada yang bisa memberikan julukan yang tepat untukku, *seiring dengan nama julukan yang terus beredar di atmosfer sekolah*,, ada satu julukan/panggilan yang akhirnya sedikit ditempelkan atau terpaksa dilekatkan padaku karena suatu alasan tak jelas dan menurutku sama sekali tak beralasan.

cute. C.U.T.E. tentu sama sekali bukan julukan yang cocok apalagi pantas buatku. ini karena biang kerok bernama Jubah yang mengomentari ekspresi orang seenaknya %). Setahuku, aku hanya berekspresi biasa saja, seadanya saja. tapi di mata mereka, itu semua berbeda*jadi jamak, karena Jubah bersama kroni-kroninya yang lain di kelas*,, kalo lagi gencar-gencarnya dikomentari, aku sampe bertanya-tanya "kenapa sih apa aja yang aku lakuin, salah mulu?!". Yah, mungkin aku cukup menertawakannya sebagai bahan lucu-lucuan.







Balik ke soal my luphly nephew tadi,,

seiring dengan kegemarannya maen game di komputer, tantenya pun tak ragu meng-copy beberapa folder game. Diantara banyak game tersebut, ada file flash yang menampilkan video tentang sebuah cerita,,,


dan texts yang terdapat dalam video tersebut adalah:

Time to love

Once upon a time, there was an island where all the feeling lived.

Happiness, sadness, knowledge and all of others, include love.

One day, it announced to the feeling that the island would sink.

So, they all prepared boats and left love was the only one who stayed.

But, when love was almost sinking, she decided to ask help.


Love shouted “help..help.. who can help me?”


Love: richness, can you take me with you?

Richness: no, I can’t. there’s a lot of gold in my ballon, there is no place here for you. $$$


Love: sadness, let me go with you..

Sadness: oh.. love, I’m so sad that I prefer to go alone..


Love: happiness, help me…

Happiness: ….(happiness was so happy so he did not listen when love call him)


When love was almost give up asking for help, suddenly there was a voice.

“love, I will take you…”


The one who helped love is an elder, love became very happy that she even forgot to ask the elder his name.


When they arrived on dry land, the elder went on his own way.


Then love asked knowledge, another elder, the name of the elder who helped her.

Knowledge: his name is “Time”

Love: time? But, why did time help me?

Knowledge: because only time is capable of understanding how great love is…



“take the time to know what real love is”


Menurutku, flash itu cukup menarik. setidaknya hanya untuk kembali menyadarkan kita tentang keberadaan cinta yang indah... seiring waktu yang terus berjalan....

0 komentar:

Poskan Komentar